Selasa, 28 Oktober 2014

Membaranya Semangat Pemuda

         Hari Sumpah Pemuda merupakan salah satu hari yang bersejarah bagi Bangsa Indonesia, yaitu hari dimana bangkitnya semangat para pemuda Indonesia dan merupakan sebuah tonggak sejarah yang cukup jauh sebelum Indonesia diakui kemerdekaanya pada tahun 1945. Perjuangan para pemuda pada masa itulah yang seharusnya tetap dikenang dan menjadi suri tauladan oleh generasi muda Indonesia saat ini, dengan tujuan demi meneruskan semangat mereka dalam cikal bakal merumuskan persatu dan kesatuan.
          Setiap tanggal 28 Oktober seluruh rakyat Indonesia memperingati hari Sumpah Pemuda sebagai bukti nyata, bahwa memang pada tanggal 28 Oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan dengan penuh semangat perjuangan demi meraih kemerdekaan. Maka, seharusnya kita sebagai pemuda harus memperingati momentum 28 Oktober dan meneruskan semangat perjuangan dengan mengisi waktu untuk hal-hal yang bermanfaat.
          Kelahiran bangsa Indonesia ini adalah hasil dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang terus mendorong semangat para pemuda saat itu untuk membulatkan tekad demi mengangkat harkat dan martabat hidup rakyat Indonesia. Tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945.  
         Sesuai dengan namanya, Sumpah Pemuda dirumuskan oleh para pemuda. Mereka terus menjadikannya sebagai dasar untuk membangkitkan rasa nasionalisme. Para pemuda tidak terus berjuang sendiri, melainkan secara bersama-sama. Perlu kita ketahui, bahwa Sumpah Pemuda tidak lahir begitu saja. Banyak perihal yang melandasi para pemuda bertekad untuk bersatu. Mereka berpikir tidak akan bisa membentuk Indonesia merdeka kalau berjuang dengan kelompok sendiri.
          Dalam upaya mempersatukan wadah organisasi pemuda, sudah diawali Kongres Pemuda pertama pada tahun 1926. Oleh karena itu, pada tanggal 20 Februari 1927 sudah diadakan pertemuan, namun pertemuan ini belum mencapai hasil akhir. Pada tanggal 3 Mei 1928 diadakan pertemuan lagi, dan dilanjutkan pada tanggal 12 Agustus 1928. Di pertemuan yang terakhir ini dihadiri seluruh organisasi pemuda dan juga diputuskan untuk mengadakan kongres pada bulan oktober 1928, dengan susunan panitia dengan tiap jabatan dibagi menjadi satu organisasi pemuda.

Isi Sumpah Pemuda
1.Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
2.Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
3.Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

            Sudah bukan jamannya lagi membeda-bedakan para pemuda maupun masyarakat dalam parameter suku, agama, bahasa, ras, dan budaya masing - masing. Para generasi muda Indonesia sudah sepantasnya meneruskan tujuan mulia para pencetus Sumpah Pemuda. Para pemuda waktu itu sudah mencontohkan bagaimana seluruh lapisan dan elemen bersatu demi cita - cita  dan cikal bakal bangsa Indonesia.
           Kini adalah waktunya para pemuda untuk membuktikan diri, bagaimana mereka bisa bersatu padu, bahu-membahu tanpa mempedulikan golongan apapun, demi membuat Indonesia lebih baik dengan karya yang nyata. Hingga semua akan tersatukan dalam kebanggan bertumpah darah Indonesia, berbangsa Indonesia, berbahasa Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar